Prestasi Olahraga Keluarga Besar pak Asro

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, itulah peribahasa yang sangat tepat diperuntukkan untuk Pak As dan keluarga. Ternyata prestasi olahraga yang dimiliki Pak As menurun kepada anak-anak dan cucu-cucu beliau. Pak Asro adalah pensiunan Pertamina yang selalu aktif dalam pembinaan olahraga di Pertamina hingga pensiun.

Berikut adalah rangkuman singkat tentang keluarga dari Pak As yang memiliki prestasi yang tidak kalah mengagumkan dari Pak As:

  • Ibu Sri Sudarti, istri dari pak As juga pernah mengikuti kejuaraan Jalan Cepat dalam kejuaraan nasional PERWOSI dan sampai saat ini juga aktif sebagai pelatih di klub IM.
  • Bapak Gatot Sudarsono, yang merupakan anak pertama dari pasangan Bapak Mohammad Asro dan Ibu Sri Sudarti ini menjadi juara pertama di Thailand pada tahun 1982 untuk lomba Marathon kategori remaja. Dan pada tahun 1985 menjadi juara ke-2 dalam Sea Games di Thailand untuk lomba Marathon.
  • Bapak Dwi Suseno, anak ke-2 dari beliau, pernah menjadi juara ke-3 dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) pada tahun 1987 untuk lomba lari 110 Gawang.
  • Joko Trisusilo, anak ke-3, beliau pernah juara ke-3 lari 110M hurdle (gawang) nasional pelajar Indonesia (POPSI) dan juara ke-2 kejuaraan Speed Off Road mobil di Gedong Songo, Semarang.
  • Ibu Sri Astuti, anak terakhir dari beliau pun pernah menjadi juara pertama lomba lari kategori Asean School Games pada tahun 1985 untuk lomba lari 100 gawang
  • Satrio Guardian, yang merupakan cucu pertama dari Bapak dan Ibu As memiliki prestasi yang sama, yaitu Juara Pertama dalam lomba kari NIKE 5 K kategori pelajar. Juara pertama se-Jakarta dengan kategori antar pelajar mewakili Jakarta Selatan di NIKE 100 Meter Run. Dan berkat prestasinya tersebut Satrio pun di kirim ke Singapura untuk mengikuti lomba lari NIKE 10 K. Selain itu ia pun mengikuti kompetisi running antar Universitas dan antar Negara. Yang meliputi 5 negara yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Hongkong dan Macau. Satrio juga pernah menjabat sebagai kordinator pembinaan olahraga atletik di UI serta mewakili lari dalam rangka antar mahasiswa di Hongkong.
  • Suryo Saputro, anak ke-2 bapak Gatot, pernah mendapat juara 1 Lompat Jauh, dan Sprint 100M antara SMA se-DKI Jakarta, dan pernah mendapat juara 3 Estafet dan Lempar Lembing se-DKI Jakarta.
  • Anisa Widiastuti, anak dari ibu Sri Astuti ini juga selalu masuk rangking 1, 2, 3 selama di SMP tingkat DKI.
  • Renaldi Pradana, atau biasa dipanggil Rere adalah anak pertama dari bapak Joko Trisusilo, juara ke-2 kejuaraan nasional motocross dan juara nasional region 2 motoprix 2015.
  • Bapak Didiet Widiana, adalah suami dari ibu Sri Astuti juga seorang pelari Marathon dengan prerstasi Juara 1 Master Nasional pertama tahun 2013, Kuara ke-3 Half Marathon tahun 2014, serta Juara ke-3 pada Full Marathon National Master di BII Maybank Bali Marathon.

Dari rangkuman singkat prestasi di atas, itu membuktikan bahwa memang Pak As sudah berhasil mendidik anak-anak dengan sangat baik. Hasilnya bisa dilihat dari berbagai prestasi yang diraih oleh anggota keluarga, dan bukan hanya Pak As saja yang mencintai olahraga namun semua anggota keluarganya pun memiliki passion yang sama di bidang olahraga.